
Success Stories |
|
|
Most Favorites |
|
|
Last Added Profiles |
|
|
Featured Member |
|
|
|
 Success Stories  Koh Halim, mulai kecil tinggal Di Panarukan, Situbondo Jawa Timur sampai usia 34 th, Karena bosan tinggal di kota kecil, dan ingin maju, maka mencoba untuk mengadu nasib ke kota Surabaya dan bekerja sambil mencari jodoh, yang sekian lama tidak kunjung2 datang, yang akhir nya 11 th kemudian menemukan jodoh nya Yaitu Cik Tjoe.
Cik Tjoe yang mulai kecil lahir Di Lasem Jawa Tengah, pindah ke Surabaya waktu itu Usia 18 th karena Menikah dengan Suami pertamanya . dalam perkawinan nya yang Pertama Cik Tjoe di Karuniai 2 Orang Anak, Perempuan th 1982 dan Laki2 th 1990, setelah melewati 26 th perkawinan maka Suami pertama Meninggal Dunia karena Sakit. Akhirnya Cik Tjoe menjadi Janda.
Ketemunya Kami ber dua : Koh Halim Jejaka 45 th dengan Cik Tjoe Janda 43 th ketemu di Suatu Pesta Ulang Tahun nya Mak Jomblang, Waktu itu yang Ultah Mak jomblang, yang sudah lama membantu mencarikan jodoh untuk Koh Halim, sudah 5 tahun Koh Halim telaten, Sabar, Ulet mencari Jodoh, tetapi belum mendapat kan yang cocok. E e e......Ternyata malah cocok nya dengan Janda yang tidak di duga2. Karena Cik Tjoe baru pertama kalinya muncul di tempat Mak jomblang. Dulu2 nya Cik Tjoe sangat Awam dengan Mak Jomblang. Meskipun sudah 26 th tinggal di Surabaya. Karena baru menjadi Janda 3 bulan. hehehe.....memang Jodoh itu Misteri......
Koh Halim Keliling selama Sebelas Tahun, ke Luar Kota sampai ke Luar Pulau Gak Ketemu ketemu jodoh…Malah Cik Tjoe baru Menginjak kan kaki nya yang pertama kali nya, malah dapet….Hoggi kan ???
Maka Cik Tjoe Belum Pernah merasakan pahit nya mencari Jodoh. Tapi …Koh Halim merasakan benar2 Susah sulit dan capek mencari Jodoh…Yang Akhir nya ketemu Cik Tjoe Hanya Pacaran 90 Hari Langsung Menikah .Hehehe…..Memang banyak orang bilang : mencari jodoh Gampang2 Susah Seperti Botol Mencari Tutup nya Yang Pas. Lha kalo sudah ketemu tutup nya yang Pas… ya…langsung bilang “ INI DIA JODOH KU “
“ Menjelang Pernikahan Koh Halim dan Cik Tjoe “ Kami berdua mengalami Kendala yang Luar Biasa, Ortu Koh Halim tidak setuju karena Cik Tjoe Janda. Tetapi Kami berdua bisa menunjuk kan bahwa Kebahagiaan Rumah Tangga bukan karena Status , tetapi karena Kecocokan Sifat dan Sehati.
Menurut Kami berdua : Mencari Pasangan Hidup yang terpenting , HARUS ADA CINTA . Saling mencintai , saling menyayangi , pasti bisa saling MEMA’AF KAN. Ada Pengertian yang terpenting !! Untuk Mencapai Pernikahan Koh Halim dan Cik Tjoe mengalami Suka dan Duka, maka Saya menerus kan untuk membantu orang2 yang susah mencari Jodoh. Pasangan Hidup bagi Kami tidak memandang Usia, Tidak memandang Status , dan tidak memandang Materi, Kalau Kita bisa sadar dan Mengetahui bahwa kita Tidak bisa hidup SE ATAP dengan orang yang tidak cocok, seperti hidup dalam Neraka.
Saya Tau bahwa mencari Jodoh tidak semudah membalik Telapak Tangan, Karena Cocok Uang nya, cocok Kepandaian nya,cocok Wajah nya,belum tentu cocok Hatinya. Tetapi kalau cocok Hatinya, Pasti akan cocok Semuanya, dan bisa menerima apa ada nya.
|